1.
PERBEDAAN PRESENT PERFECT TENSE DAN
SIMPLE PAST TENSE
PRESENT PERFECT TENSE
(+) S + HAVE/ HAS + VERB 3 + O
Yuwono has bought car
(-) S + HAVE/ HAS + NOT + VERB 3 + O
Yuwono has not bought car
(?) HAVE/HAS + S + V3 + O?
Has Yuwono bought car
SIMPLE PAST TENSE
(+)S + VERB 2 + O + ADVERB OF TIME
(keterangan waktu)
Beni went to Jogja yesterday
(-)S + DID + NOT + V1 + O +ADVERB OF TIME
Beni did not go to Jogja yesterday
(?)DID + S + V 1 + O + ADVERB OF TIME
Did Beni go to Jogja yesterday?
Secara
rumus, memang penyusunan kalimat present perfect tense dan simple past tense
sangat berbeda, jika dalam present perfect tense kita menggunakan Verb 3 (kata
kerja bentuk ketiga), sedangkan dalam simple past tense kita menggunakan Verb 2
(kata kerja bentuk kedua).
Sedangkan
maknanya, jika kalimat ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kalimat
yang mempunyai bentuk tenses present perfect tense dan simple present tense
mempunyai arti yang sama yaitu: sudah atau telah.
Contoh:
I have eaten bread : saya telah makan nasi
I ate bread yesterday: saya telah makan nasi kemarin
Terkadang kita bingung kapan kita kita harus menggunakan simple present tense,
kapan kita menggunakan simple past tense. Jika ingin membuat suatu kalimat yang
kita tidak tahu atau tidak disertai dengan keterangan waktu maka kita
menyusunnya menggunakan bentuk present perfect tense, sedangkan jika kita
mengetahui keterangan waktunya, maka kita menggunakan simple past tense.
Jadi, perbedaan antara present perfect tense dan simple past tense hanya
penggunaan keterangan waktu saja. present perfect tense tidak ada
keterangan waktu secara jelas. sedangkan simple past tense, ada keterangan
waktu lampau yang jelas.
2. SUBJECT VERB AGRREMENT
Pengertian
Subject-Verb Agreement
Subject-verb agreement adalah persesuaian
antara verb dengan subject dalam hal number,
yaitu: singular (tunggal) atau plural (jamak). Subjek
dapat berupa noun, pronoun, atau konstruksi lain yang
berakting sebagai noun, seperti gerund dan infinitive. Pada
dasarnya, singular subject (subjek tunggal) menggunakan singular
verb (kata kerja tunggal), sedangkan plural subject (subjek
jamak) menggunakan plural verb (kata kerja jamak).
Subject-Verb
Agreement (Umum)
Secara umum pada bentuk present
tense, singular verb berupa base form (bentuk dasar)
dari verb dengan ditambahkan suffix (akhiran) -s. Adapun
pada plural verb tanpa ditambahkan suffix -s (sebaliknya, plural
subject ditambahkan suffix -s). Aturan kata kerja ini berlaku
pula pada subjek berupa third person (orang ketiga, contoh: Ricky,
Anna) dan semua personal
pronoun (they, we= jamak; he, she, it= tunggal),
kecuali I dan you. Walaupun berupa subjek
tunggal, I dan you dipasangkan dengan kata kerja bentuk jamak.
Contoh
Kalimat Subject-Verb Agreement [subject= bold; verb= italic]:
·
The sun
rises.
·
The stars
shine.
·
Leo rarely eats white
bread.
·
You go
straight ahead then turn left.
Namun jika ada helping verb, maka
helping verb-nya yang berubah sedangkan main verb dalam bentuk
dasar (base form verb). Pilihan helping verb dalam bentuk
tunggal-jamak-nya adalah is-are, does-do, dan has-have.
Khusus untuk has-have, agreement tidak berlaku jika kata tersebut
merupakan second helping verb atau digunakan dibelakang helping
verb lainnya.
Contoh
Kalimat Subject-Verb Agreement [subject= bold; verb= italic; helping
verb= underline]:
·
My boss always comes on
time.
·
They like eating
out.
·
He is working.
·
I do submit
the task.
·
The manager
has checked the documents.
·
The cat
will have been sleeping (has-have TIDAK BERLAKU)
Sedangkan pada past tense,
tidak ada perbedaan bentuk kata kerja dalam hal number (tunggal atau
jamak) jika tidak ada helping verb, yaitu: was-were.
Contoh
Kalimat Subject-Verb Agreement [subject= bold; helping verb= underline]:
·
The cat
was sleeping.
·
We were
roasting corn.
·
She drove fast.
(TIDAK BERLAKU)
Adapun jika kata kerja yang
digunakan berupa linking verb,
maka is, am (khusus I), was (past
tense) digunakan oleh singular subject, sedangkan are dan were (past
tense) oleh plural subject.
Contoh
Kalimat Subject-Verb Agreement [subject= bold; linking verb= italic]:
·
Ricky is smart.
·
The
children are naughty.
·
I was
a stamp collector.
·
My books
were borrowed by him.
3. PRONOUNS
Possessive Pronoun vs Possessive
Adjective
Kata ini mirip dengan possessive adjective (disebut
juga possessive determiner) — semakna namun berbeda dalam struktur. Possessive
pronoun menggantikan noun
sedangkan possessive adjective ditempatkan sebelum noun.
|
Person
|
Number
|
Possessive Pronoun
|
Number
|
Possessive Adjective
|
|
1st
|
singular
|
mine
|
singular/plural
|
my
|
|
2nd
|
yours
|
your
|
|
3rd
|
hers, his, its
|
her, his, its
|
|
1st
|
plural
|
ours
|
our
|
|
2nd
|
yours
|
your
|
|
3rd
|
theirs
|
their
|
Catatan:
Hers dan her untuk female (perempuan), his untuk male
(laki-laki), sedangkan its untuk gender netral.
Contoh Kalimat Possessive Pronoun vs
Adjective:
|
Possessive Pronoun
|
Possessive Adjective
|
|
Mine has worn out.
(Punya saya sudah aus.)
|
My shoes have worn out.
(Sepatu saya sudah aus.)
|
|
I like yours.
(Saya suka punyamu.)
|
I like your
style.
(Saya suka gayamu.)
|
|
This is hers.
(Ini miliknya.)
|
This is her
scarf.
(ini syalnya.)
|
|
They are
using ours.
(Mereka sedang menggunakan punya kita.)
|
They are
using our tools.
(Mereka sedang menggunakan peralatan kita.)
|
|
Yours are on the table.
(Punya kalian di atas meja.)
|
Your tickets are on the table.
(Tiket kalian di atas meja.)
|
|
Theirs are the best for dry skin.
(Punya mereka terbaik untuk kulit kering.)
|
Their products are the best for
dry skin.
(Produk mereka terbaik untuk kulit kering.)
|
Penggunaan Possessive Pronoun
Possessive pronoun digunakan
ketika object of possession diketahui berdasarkan konteks.
Biasanya ada bagian pendahulu atau antecedent,
singular atau plural, yang berhubungan dengan object of
possession tersebut.
Contoh Kalimat Possessive Pronoun:
·
My brother’s
study table was pink. Mine was light blue. (Meja belajar saudara saya
merah muda. Punya saya biru muda.)
·
I hate my
job. Do you hate yours? (Saya benci pekerjaan saya. Apa kamu benci
(pekerjaanmu)?)
·
Whose wallet
is this? It’s hers. (Dompet punya siapa ini? Itu miliknya.)
·
Those aren’t
our new uniforms. Those are theirs. (Itu bukan seragam baru kita. Itu
punya mereka.)
4. COLLECTIVE NOUN
Pengertian Collective Noun
Collective noun
adalah kata benda yang digunakan untuk menyatakan suatu nama kelompok atau
kumpulan (terdiri dari lebih dari satu anggota).
Kata benda ini dapat
berupa
person (orang),
animal (hewan), maupun
thing (benda,
abstrak).
Contoh Collective Noun dari berbagai group:
|
Group
|
Contoh
Collective Noun
|
|
group of people
(orang)
|
audience, army, class, committee, couple, crew, gang,
family, jury, navy, police, senate, society, staff, team
|
|
group of animals
(hewan)
|
colony, deer, fish, flock, herd
|
|
group of things
(benda, abstrak)
|
bunch, bundle, clump, company, department, equipment,
faculty, furniture, pair, stack
|
Subject, Verb, Pronoun, dan Determiner pada
Collective Noun
Collective noun dapat
singular atau
plural tergantung dari konteks. Jika
anggota kelompok atau kumpulan melakukan hal yang sama pada waktu yang sama
(serentak), maka kata benda ini dianggap sebagai suatu kesatuan sehingga
subject
berupa
collective noun serta
verb,
pronoun, maupun
determiner yang
menyertainya dalam bentuk
singular (tunggal). Namun bila anggota dari
kelompok atau kumpulan bertindak secara
individual (masing-masing),
maka
subject berupa
collective noun tersebut,
beserta
verb,
pronoun, atau
determiner
yang menyertainya dalam bentuk
plural (jamak). [Lihat:
Subject-Verb Agreement]
Contoh Kalimat Collective Noun
(Singular/Plural):
|
Number
|
Contoh Kalimat
Collective Noun
|
Keterangan
|
|
Singular
|
This class is reading seriously its book
to prepare its exam.
(Kelas ini sedang membaca buku dengan serius untuk mempersiapkan ujian.)
|
(determiner=this,
verb=is reading,
pronoun=its)
subject class pada konteks
kalimat ini berarti seluruh anggota kelas membaca buku yang sama dengan
serius guna mempersiapkan ujian yang sama.
|
|
Plural
|
These class
are reading seriously their book to prepare their exam.
(Anggota kelas ini sedang membaca buku mereka dengan serius untuk
mempersiapkan ujian.)
|
(determiner=these,
verb=are reading,
pronoun=their)
subject class pada konteks
kalimat ini berarti anggota kelas membaca buku yang berbeda dengan serius
guna mempersiapkan ujian yang berbeda pada waktu berbeda pula.
|