Kamis, 01 Mei 2014

BAHASA INGGRIS BISNIS 2 POST 2

1.      Verb as Complement
Complement adalah kata atau kelompok kata yang melengkapi makna dari subject, verb, atau object. Dengan demikian, ada tiga macam complement, yaitu: subject, verb, dan object complement.
-          Verb followed by invinitive
adalah suatu verbal yang terdiri dari particle to dan bentuk simple dari verb (bare infinitive) dimana dapat berfungsi sebagai noun, adjective, atau adverb. Verbal merupakan suatu kata yang dibentuk dari kata kerja, namun berfungsi sebagai part of speech lain. Verbal yang lain yaitu gerund dan participle. Seperti verbal lainnya, kata ini lebih umum untuk menamai action (aksi) atau state (keadaan).
Contoh :
a.       I want to come tomorrow.
b.      The children learned to write letters.
c.       The best time to talk with him is at night
-          Verb Followed by Gerund
adalah suatu kata yang dibentuk dari verb (kata kerja) dengan ditambahkan suffix (akhiran) -ing dan berfungsi sebagai noun (kata benda).
Contoh  :
a.       Binging is a phase frequently done by a bulimic.
b.      They disscussed an article about telling the truth.
c.       My bestfriend’s favorite activity, shopping, has made her spend much money.
-          Verb and Preposition Followed by Gerund
Contoh:
a.       I'm looking forward to seeing you again soon
b.      Do you ever think about getting married and having children?
c.       The suspect never confessed to killing his wife.
-          Adjective and Preposition Followed by Gerund
Contoh:
a.       He is accustomed to having his own office.
b.      She is addicted to watching TV.
c.       Norma is anxious about making the presentation.

BAHASA INGGRIS BISNIS 2 POST 1



1.      PERBEDAAN PRESENT PERFECT TENSE DAN SIMPLE PAST TENSE
PRESENT PERFECT TENSE
(+) S + HAVE/ HAS + VERB 3 + O
Yuwono has bought car
(-) S + HAVE/ HAS + NOT + VERB 3 + O
Yuwono has not bought car
(?) HAVE/HAS + S + V3 + O?
Has Yuwono bought car
SIMPLE PAST TENSE
(+)S + VERB 2 + O + ADVERB OF TIME (keterangan waktu)
Beni went to Jogja yesterday
(-)S + DID + NOT + V1 + O +ADVERB OF TIME
Beni did not go to Jogja yesterday
(?)DID + S + V 1 + O + ADVERB OF TIME
Did Beni go to Jogja yesterday?
Secara rumus, memang penyusunan kalimat present perfect tense dan simple past tense sangat berbeda, jika dalam present perfect tense kita menggunakan Verb 3 (kata kerja bentuk ketiga), sedangkan dalam simple past tense kita menggunakan Verb 2 (kata kerja bentuk kedua).
Sedangkan maknanya, jika kalimat ini diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia, kalimat yang mempunyai bentuk tenses present perfect tense dan simple present tense mempunyai arti yang sama yaitu: sudah atau telah.

Contoh:
I have eaten bread : saya telah makan nasi

I ate bread yesterday: saya telah makan nasi kemarin

Terkadang kita bingung kapan kita kita harus menggunakan simple present tense, kapan kita menggunakan simple past tense. Jika ingin membuat suatu kalimat yang kita tidak tahu atau tidak disertai dengan keterangan waktu maka kita menyusunnya menggunakan bentuk present perfect tense, sedangkan jika kita mengetahui keterangan waktunya, maka kita menggunakan simple past tense.
Jadi, perbedaan antara present perfect tense dan simple past tense hanya penggunaan keterangan waktu saja. present perfect tense tidak ada keterangan waktu secara jelas. sedangkan simple past tense, ada keterangan waktu lampau yang jelas. 
2.      SUBJECT VERB AGRREMENT
Pengertian Subject-Verb Agreement
Subject-verb agreement adalah persesuaian antara verb dengan subject dalam hal number, yaitu: singular (tunggal) atau plural (jamak). Subjek dapat berupa noun, pronoun, atau konstruksi lain yang berakting sebagai noun, seperti gerund dan infinitive. Pada dasarnya, singular subject (subjek tunggal) menggunakan singular verb (kata kerja tunggal), sedangkan plural subject (subjek jamak) menggunakan plural verb (kata kerja jamak).
Subject-Verb Agreement (Umum)
Secara umum pada bentuk present tense, singular verb berupa base form (bentuk dasar) dari verb dengan ditambahkan suffix (akhiran) -s. Adapun pada plural verb tanpa ditambahkan suffix -s (sebaliknya, plural subject ditambahkan suffix -s). Aturan kata kerja ini berlaku pula pada subjek berupa third person (orang ketiga, contoh: Ricky, Anna) dan semua personal pronoun (they, we= jamak; he, she, it= tunggal), kecuali I dan you. Walaupun berupa subjek tunggal, I dan you dipasangkan dengan kata kerja bentuk jamak.
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement [subject= bold; verb= italic]:
·         The sun rises.
·         The stars shine.
·         Leo rarely eats white bread.
·         You go straight ahead then turn left.
Namun jika ada helping verb, maka helping verb-nya yang berubah sedangkan main verb dalam bentuk dasar (base form verb). Pilihan helping verb dalam bentuk tunggal-jamak-nya adalah is-are, does-do, dan has-have. Khusus untuk has-have, agreement tidak berlaku jika kata tersebut merupakan second helping verb atau digunakan dibelakang helping verb lainnya.
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement [subject= bold; verb= italic; helping verb= underline]:
·         My boss always comes on time.
·         They like eating out.
·         He is working.
·         I do submit the task.
·         The manager has checked the documents.
·         The cat will have been sleeping (has-have TIDAK BERLAKU)
Sedangkan pada past tense, tidak ada perbedaan bentuk kata kerja dalam hal number (tunggal atau jamak)  jika tidak ada helping verb, yaitu: was-were.
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement [subject= bold; helping verb= underline]:
·         The cat was sleeping.
·         We were roasting corn.
·         She drove fast. (TIDAK BERLAKU)
Adapun jika kata kerja yang digunakan berupa linking verb, maka is, am (khusus I), was (past tense) digunakan oleh singular subject, sedangkan are dan were (past tense) oleh plural subject.
Contoh Kalimat Subject-Verb Agreement [subject= bold; linking verb= italic]:
·         Ricky is smart.
·         The children are naughty.
·         I was a stamp collector.
·         My books were borrowed by him.
3.      PRONOUNS
Possessive Pronoun vs Possessive Adjective
Kata ini mirip dengan possessive adjective (disebut juga possessive determiner) — semakna namun berbeda dalam struktur. Possessive pronoun menggantikan noun sedangkan possessive adjective ditempatkan sebelum noun.
Person
Number
Possessive Pronoun
Number
Possessive Adjective
1st
singular
mine
singular/plural
my
2nd
yours
your
3rd
hers, his, its
her, his, its
1st
plural
ours
our
2nd
yours
your
3rd
theirs
their
Catatan:
Hers dan her untuk female (perempuan), his untuk male (laki-laki), sedangkan its untuk gender netral.
Contoh Kalimat Possessive Pronoun vs Adjective:
Possessive Pronoun
Possessive Adjective
Mine has worn out.
(Punya saya sudah aus.)
My shoes have worn out.
(Sepatu saya sudah aus.)
I like yours.
(Saya suka punyamu.)
I like your style.
(Saya suka gayamu.)
This is hers.
(Ini miliknya.)
This is her scarf.
(ini syalnya.)
They are using ours.
(Mereka sedang menggunakan punya kita.)
They are using our tools.
(Mereka sedang menggunakan peralatan kita.)
Yours are on the table.
(Punya kalian di atas meja.)
Your tickets are on the table.
(Tiket kalian di atas meja.)
Theirs are the best for dry skin.
(Punya mereka terbaik untuk kulit kering.)
Their products are the best for dry skin.
(Produk mereka terbaik untuk kulit kering.)

Penggunaan Possessive Pronoun
Possessive pronoun digunakan ketika object of possession diketahui berdasarkan konteks. Biasanya ada bagian pendahulu atau antecedent, singular atau plural, yang berhubungan dengan object of possession tersebut.
Contoh Kalimat Possessive Pronoun:
·         My brother’s study table was pink. Mine was light blue. (Meja belajar saudara saya merah muda. Punya saya biru muda.)
·         I hate my job. Do you hate yours? (Saya benci pekerjaan saya. Apa kamu benci (pekerjaanmu)?)
·         Whose wallet is this? It’s hers. (Dompet punya siapa ini? Itu miliknya.)
·         Those aren’t our new uniforms. Those are theirs. (Itu bukan seragam baru kita. Itu punya mereka.)

4.      COLLECTIVE NOUN

Pengertian Collective Noun

Collective noun adalah kata benda yang digunakan untuk menyatakan suatu nama kelompok atau kumpulan (terdiri dari lebih dari satu anggota). Kata benda ini dapat berupa person (orang), animal (hewan), maupun thing (benda, abstrak).

Contoh Collective Noun dari berbagai group:

Group
Contoh Collective Noun
group of people (orang)
audience, army, class, committee, couple, crew, gang, family, jury, navy, police, senate, society, staff, team
group of animals (hewan)
colony, deer, fish, flock, herd
group of things (benda, abstrak)
bunch, bundle, clump, company, department, equipment, faculty, furniture, pair, stack

Subject, Verb, Pronoun, dan Determiner pada Collective Noun

Collective noun dapat singular atau plural tergantung dari konteks. Jika anggota kelompok atau kumpulan melakukan hal yang sama pada waktu yang sama (serentak), maka kata benda ini dianggap sebagai suatu kesatuan sehingga subject berupa collective noun serta verb, pronoun, maupun determiner yang menyertainya dalam bentuk singular (tunggal). Namun bila anggota dari kelompok atau kumpulan bertindak secara individual (masing-masing), maka subject berupa collective noun tersebut, beserta verb, pronoun, atau determiner yang menyertainya dalam bentuk plural (jamak). [Lihat: Subject-Verb Agreement]

Contoh Kalimat Collective Noun (Singular/Plural):

Number
Contoh Kalimat Collective Noun
Keterangan
Singular
This class is reading seriously its book to prepare its exam.
(Kelas ini sedang membaca buku dengan serius untuk mempersiapkan ujian.)
(determiner=this,
verb=is reading,
pronoun=its)
subject class pada konteks kalimat ini berarti seluruh anggota kelas membaca buku yang sama dengan serius guna mempersiapkan ujian yang sama.
Plural
These class are reading seriously their book to prepare their exam.
(Anggota kelas ini sedang membaca buku mereka dengan serius untuk mempersiapkan ujian.)
(determiner=these,
verb=are reading,
pronoun=their)
subject class pada konteks kalimat ini berarti anggota kelas membaca buku yang berbeda dengan serius guna mempersiapkan ujian yang berbeda pada waktu berbeda pula.